Tuesday, October 13, 2009

MENUNGAN SENJA

Kekudusan cinta..
Separuh nyawa mengharung badai
Selautan Cinta Tuhan
Tanpa tepian, tanpa daratan,
Sejauh mata memandang..

Ufuk langit berdakapan erat dada laut,
Tak terpisahkan..

Mentari merah di remang senja,
Sampan-sampan berlabuh,
Bersama hamis keringat nelayan,
Membawa pulang rezeki sekupang…

Malam menjelang, mentari menghilang,
Rembulan menggantikan..
Redup cahayanya seolah bersedih,
Mengenang kedaifan keluarga nelayan..

Oh Tuhan !
Kurniakan daku pedang kekayaan,
Biar ku tebas leher kemiskinan !

BERLAPANG DADA

Orang yang tidak memiliki sesuatu
Bagaimana kan dapat, memberikan sesuatu.

Bagaimana dapat diharapkan kefahaman
Daripada mereka yang tidak beraqal?

Bagaimana pula dapat didambakan adab
Daripada mereka yang tidak mengenali kesopanan?

Sesungguhnya orang yang biadab itu
Hanya menunjukkan kejelekan dirinya sendiri!
 
Maka janganlah engkau marah atau berkecil hati,
Serta ikutilah firman suci, kalam Ilahi ;

“Berilah keampunan dan perintahkanlah kebaikan,
Serta berpalinglah daripada pemilik kejahilan”

Sunday, October 11, 2009

KETEGUHAN HATI

Seandainya kesakitan
Menjadikanmu menderita,
Ingatlah derita penyakit
Ayyub a.s Nabiyyullah.
 
Apakah deritamu menyamai
Walau sehari deritanya?!

Jika engkau membisu,
Izinkanku menjawab “tidak” untukmu!

Jika engkau menderita
Angkara saudara
Adakah ia sebanding deritanya
Yusuf a.s yang mulia?!

Terbuang ke perigi buta
Angkara dengki saudara…

Seandainya engkau terpenjara,
Ingatlah kesunyiannya,
Dipenjara, walau dengan rela.

Kalau manusia tidak mempedulikanmu lagi,
Usah tersiksa jiwa,
Melarik nestapa.
 
Apakah engkau lupa?
Pada tiga tahun penuh siksa,
Nabi Al Mustofa dipulaukan kaumnya..

Seandainya hari ini engkau menderita,
Ingatlah derita mereka.
 
Sekiranya hari ini,
Airmata ingin engkau tumpahkan,
Kerna tak tertahan azabnya penderitaan,
Ketahuilah!
Darah mereka telah lama ditumpahkan,
Dalam menyampai Risalah Tuhan…

JIKA...

Jika harimu cerah
Pujilah Allah.

Jika jiwamu gundah,
Ingatlah Allah.

Jika rindu pada Sang Kekasih memenuhi hatimu,
Tatapilah KalamNya.
Kerana lewat Mushaf itu,
Sang Kekasih berbicara denganmu.

Alangkah agung CintaNya padamu!
Sungguh! Dengarkan ini,
 
Wahai hati yang beku!
Jiwa yang kaku!
Benar! CintaNya kepadamu lebih dulu,
Dari cintamu kepadaNya!
 
Bacalah jika engkau mahu;
“yuhibbunahum wa yuhibbunahu…”

Wednesday, October 7, 2009

TAWANAN CINTA

Jiwa kami adalah burung tawanan,
Di dalam Sangkar Cinta Tuhan.

Ke arah manapun ia terbang,
Tetaplah ia di dalam kurungan !

MERPATI CINTA



Dari alam tak terlihat
Merpati cinta mengepak sayap
Mendatangi daku yang sedang bersedih
Akibat kehilangan sang kekasih

Wahai engkau yang termangu
Mengapa melayani sendu
Apakah hanya dirimu
Didera badai rindu ?

Kemari bersamaku !
Kita redahi langit membiru
Menjejak arah para pendahulu
Meraih kasih, Kekasih Yang Satu.

Oh merpati cinta..!
Sayap cintaku telah patah
Diriku kehilangan arah
Langit cinta itu, tiada daya aku meredah.

Engkau yang kecewa!
Jangan mudah berputus asa!
Mengapa tidak kau seru namaNya
Kerana Dia, hampir sekali dengan yang menyeruNya.

AF'AALUL 'IBAAD

Jiwa ini
Dalam ‘genggaman’ Tuhan
Dapatlah diumpamakan
-meski Tuhan kami Maha Suci dari diumpamakan-
Seumpama sebatang pena
Di celahan jemari penulisnya..

Jika baik yang ditulisnya
Maka kebaikanlah yang tertera.
Andai sebaliknya yang dicoretkan
Engkau pun tahu apa hasilnya.

Oh!
Diriku hanyalah sebatang pena,
Di celahan ‘jemari’ Yang Maha Kuasa…

AR-RAJAA ( PENGHARAPAN )

Jika tertutup pintu semuanya
Pintu Tuhanmu terbuka selamanya
Menanti kedatangan para hamba.
 
“Oh manusia..
Apakah yang melencongkanmu
Dari Tuhanmu yang Maha Mulia?”

Tuhan yang Maha Pengasih !
Engkau kepada kami teramat kasih
Namun siksaanMu amatlah pedih.

Tuesday, October 6, 2009

KHEMAH TAUBAT

Oh hamba yang berdosa!
Pancangkan khemah taubatmu
Di hadapan gerbang keampunanNya.

Kemaskan ikatan penyesalan
Padukan simpulan istighfar
Berdirilah memohon rahmat.

Setiap saat badai ujian menerpa
Tetapkan telapak kakimu di sana,
Jangan peduli!
Moga-moga kesalahanmu diampuni…